[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=4U_uro3lVOA]
Arfa 3 years old – Snowy English Bintaro Level 1 student;
Singing: “I want Toys..”
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=4U_uro3lVOA]
Arfa 3 years old – Snowy English Bintaro Level 1 student;
Singing: “I want Toys..”
Fun Making Pizza and Fun Painting \(^^)/
In Snowy’s English, smart holiday program becomes one of our priorities and well-known for creativity & innovative holiday program. On December 2011, we held our holiday program for two days: First day (28/12) is Fun Making Pizza with Daddy and Mommy. Second day (29/12) is Fun T-shirt and Bag Painting.
Fun Making Pizza with Daddy and Mommy
Most of the children love pizza so much. Now the children can make their own favorite pizza with daddy and mommy.
Do you want to know how fun the children made their own favorite pizza?
Don’t worry, mommy and daddy will help you
Look, the pizza is ready to cook!
Where is your pizza? Here is my pizza
Fun T-Shirt and Bag Painting
The next day the children paint their own blank t-shirt and bag. Do you want to know what picture they painted?
Let’s start painting. Don’t forget to pay attention to the painter^^
Look, here is my bag, i want to paint Snowy ^^!
Look, It’s almost finish , yeaaayyy!

My t-shirt looks great!

This is it! Snowy’s paint t-shirt and bag
After painting ,let’s sing to celebrate our fun holiday \(^^ )/
It was soo fun right? So do not miss for the next holiday program with Snowy’s English.
Cheers,
Snowy’s English Bintaro
Barbara Zurer Pearson, penulis buku Raising a Bilingual Child, mengatakan, tak ada kata terlambat, atau terlalu cepat, untuk mengajarkan anak bahasa keduanya. “Belajar bahasa kedua itu lebih mudah untuk anak-anak di bawah 10 tahun, dan lebih mudah lagi untuk anak balita, dibandingkan dengan orang dewasa yang butuh upaya lebih besar untuk mempelajarinya,” tuturnya.
Waktu ideal untuk mengajarkan bahasa baru pada anak ini adalah sejak mereka lahir hingga usia 3 tahun. Rentang usia ini bertepatan dengan masa ketika anak memang belajar berbicara, dimana pikirannya masih terbuka dan fleksibel. Namun usia 4 hingga 7 tahun juga menjadi waktu terbaik untuk mengajarkan bahasa kedua untuk anak, karena mereka masih memproses beberapa bahasa dalam satu jalur. Artinya, mereka membangun sistem bahasa kedua bersamaan dengan yang pertama, dan belajar kedua bahasa tersebut seperti penduduk aslinya.
Seperti yang Lenneberg dalam Darwowidjojo (2003: 218) sebutkan, usia 2-12 tahun adalah periode emas perkembangan kemampuan berbahasa. Mereka mampu belajar bahasa apapun seperti penutur asli. Periode ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Anak di atas 7 tahun sebenarnya belum terlalu terlambat untuk belajar bahasa kedua. Sebab, waktu ideal ketiga untuk memelajari bahasa kedua adalah sekitar usia 8 hingga masa pubertas. Menurut penelitian, setelah memasuki pubertas, bahasa-bahasa baru akan disimpan dalam area yang terpisah di dalam otak. Sebagai hasilnya, anak harus menerjemahkan lebih dulu bahasa tersebut, atau menggunakan bahasa pertamanya sebagai jalur menuju bahasa baru.
Sebuah penelitian menunjukkan, sejak usia dua tahun seorang anak sudah bisa diajarkan bahasa asing. Di India dan Malaysia misalnya, anak-anak mulai mempelajari bahasa asing sejak usia dini, yaitu 2 tahun, yang sangat berperan dalam hal berkomunikasi dan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris. Dalam penelitian terhadap 63 anak, anak-anak yang mampu berbicara dalam dua bahasa juga memiliki kelebihan dalam perkembangan otak yang memiliki fungsi eksekutif, seperti perencanaan, mengorganisasi, atau memusatkan perhatian pada detail penting.
Sumber : Fauzul Akmal