Pada dasarnya setiap anak dilahirkan sebagai Maha Karya Tuhan (God’s Master piece). Setiap anak memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing, yang apabila ditemukan oleh orang tuanya, lalu distimulasi dan dikembangkan dengan baik, maka potensi itu akan melejit, sehingga anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang hebat dan mandiri, dan dapat bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk lingkungannya.
Teori Kecerdasan Multipel (Multiple Intellegence Theory) yang dikembangkan oleh Howard Gardner mengungkapkan bahwa setiap manusia mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda dengan tingkat yang bervariasi pula. Karenanya setiap orang mempunyai profil kognitif yang berbeda-beda. Ada 8 (delapan) bentuk kecerdasan dalam Kecerdasan Multipel, sebagai berikut :
1.Verbal-Linguistik
Adalah kemampuan bahasa, untuk merangkai kata, kalimat, dan bercerita/ bertutur baik tulis maupun lisan (oral). Penulis cerita Agatha Christie misalnya walaupun IQ-nya berada di bawah rata-rata, orang tuanya sejak kecil menemukan bakat menulis anaknya ini dan mendukungnya menjadi penulis cerita detektif yang sukses.
2.Logika-Matematika
Adalah kemampuan memecahkan masalah dengan menggunakan logika matematika, kecerdasan yang tinggi terhadap angka, data statistik, dan hitungan matematis.
Walaupun memiliki kekurangan secara fisik, Stephen Hawking adalah ilmuwan fisika dan matematika yang sangat berpengaruh di dunia.
3.Visual-Spatial
Adalah kemampuan untuk berpikir secara tiga dimensi dan stereometris, bakat yang kuat atas bidang dan ruang. Vincent van Gogh misalnya, ialah pelukis jenius dengan karya-karya besarnya.
4.Bodily-Kinesthetic
Adalah keterampilan dan kemampuan akan gerak tubuh, tarian, dan bakat olahraga.
Kegiatan di Snowy’s English Bintaro
5.Music
Adalah kemampuan berekspresi dengan bunyi, nada, irama, lagu, dan musik. Bakat yang kuat akan keindahan estetis suara. Walaupun tidak dapat melihat, penyanyi Stevie Wonder adalah jenius musik yang dikenal dengan lagu dan karya musiknya.
6.Intrapersonal
Adalah kemampuan untuk memahami dan mengendalikan diri sendiri, keterampilan personal untuk berinstrospeksi diri.
7.Interpersonal
Adalah kemampuan sosial untuk dapat memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain dan lingkungan sekitar, mancakup potensi individu dalam adaptasi, simpati, empati, dan teamwork (kerjasama). Anak yang dikembangkan potensi interpersonalnya, dapat menjadi pemimpin, pebisnis, guru, pemuka agama, ataupun psikolog yang sukses.
8.Naturalist
Adalah kemampuan menikmati dan memanfaatkan alam dan lingkungan, bakat untuk mencintai dan belajar dari alam.
Snowy’s English menggali gaya belajar dan potensi apa yang paling besar dimiliki oleh anak, lalu menyesuaikan dengan gaya belajar dengan metode pengajaran yang sesuai. Anak yang musikal biasanya, akan lebih mudah apabila distimulasi dengan lagu-lagu Bahasa Inggris (Snowy’s English songs atau lagu-lagu berbahasa Inggris lainnya).
Anak-anak yang visual spasial, dapat distimulasi dengan flash card, dvd, buku bergambar cerita dalam berbahasa Inggris, games komputer untuk memudahkan mereka dalam menyerap informasi.
Anak-anak yang kinesthetik, ketika belajar di kelas Snowy juga sambil bermain bola yang pada flashcard misalnya, mencari dan memindahkan flash card, dsb.
Anak-anak dengan kecerdasan interpersonal akan distimulasi dengan permainan berpasangan, permainan group dan juga kegiatan saling berbagi dengan teman.
Anak-anak yang dikenali sejak dini potensi, bakat dan kelebihannya akan tumbuh menjadi anak yang bahagia, karena jiwanya tumbuh dan berkembang sesuai dengan apa yang Tuhan telah anugerahkan.
Regards,
Snowy English Bintaro




